background

Showing posts with label Journal. Show all posts
Showing posts with label Journal. Show all posts

no longer close as before

Setiap hari, setiap tahun pasti ada perubahan yang terjadi di sekeliling gue. Termasuk perubahan dalam diri gue, yang memutuskan untuk semakin mengejar Tuhan dan kebenaranNya . Ada perubahan dalam kerohanian gue yang bersyukurnya berdasar riset dan pendapat para mentor mengalami pertumbuhan menuju dewasa rohani.

Perubahan dalam diri gue untuk hal ini ternyata baru gue sadari membawa dampak beberapa hal, salah satu nya HUBUNGAN dengan teman2 dekat gue yang harus belajar release mereka. Seperti beberapa temen gue, yang dulu deket banget, hopek banget, sekarang gue harus akuin sudah tidak sedekat & intim secara emostional seperti dulu. 

All belongs to God

One night, when I said to God to thank You to Him

Daddy, thank you buat keluarga yang Daddy kasih, punya mami dan adik seperti mereka, punya pekerjaan, punya komunitas yang membuat aku semakin dekat sama Daddy,...

kata2 itu biasa gw ucapkan klo lagi say Thanks to God, but kemarin malem pas gw sedang berkata2 gitu, kaya baru berpikir ,kaya ada yang salah dengan kata2 gw "emang mereka semua kepunyaan gw?"

dari kata2 yang biasa gw ucapkan itu, seakan-akan mereka itu milik kepunyaan gw .
Dan dari malam itu gw baru sadar dan mengerti, mereka semua yg ada disekliling gw itu bukan kepunyaan gw, gw gak punya apa2 hidup di dunia ini, semua punya Tuhan.

Rise !

Udah taun 2013 aja, waktu itu bener2 amat sangat cepat skali berlalu.
Happy New Year to all of you !

Ehm, review sedikit tahun 2012 buat gw sesuatu yang WOW banget !
Taun dimana Tuhan kasih gw banyak kepercayaan, promosi, bisa dibilang naik daun,
sekaligus tahun dimana gw juga mengalami kegagalan dan kejatuhan, tapi ditahun yang sama dimana gw juga ditolong oleh Tuhan untuk bangkit.

In memoriam

Minggu kemarin bener2 kondisi galau tingkat tinggi banget.
Orang-orang terdekat gw pasti tau apa yang gw alami, maybe one day gw akan share tentang hal yang membuat gw down. Sekarang gw mau cerita hal lain dulu.

Udah lagi struggle masalah itu, tambah sedih lagi, karena mama nya nenek gw , gw nyebut nya athai (uyut kali ya bahasa indonesia nya, pokoknya nyokapnya nenek gw) is pass away dalam umur 94tahun. Bikin gw tambah galau gilaaaa.
Ya memang karena udah tua juga , harusnya ga usah kaget klo dia meninggal.
Tapi tetep gw sedih, masa gw kecil , athai gw suka keliling ke tempat2 anak cucu cicit-nya tinggal, banyak ketemu gw,karena banyak tinggal dirumah gw klo di Jakarta.
Jadi banyak diajar, ngeliat cara hidup dia bener2 wanita 'perkasa'. Kagum, banyak belajar dan inspirasi buat hidup gw. Gw mau cerita tentang salah satu wanita luar biasa buat gw di post kali ini.

Rut or Orpa ?

Sehubungan dengan pembelajaran tentang keterikatan emosi yang kemarin sempet gw tulis and share , yang membuat gw jadi udah tau tindakan bener yang harus gw lakukan itu apa.
Gak gampang untuk melakukan apa yang udah gw tau bener. Betul ? klo kata orang, ga segampang membalikkan telapak tangan. hahah... tapi seriously gak gampang ninggalin kenyamanan gw secara emosi.

Dari pembelajaran itu gw bersyukur, biarpun nyadarnya agak telat dapetin pembelajaran ini , tapi berasa penyertaan Tuhan dalam hidup gw. untuk tetep keep on His track.

Gw cerita kan yang abis2an gw tertuduh, abis2an juga sebenrnya gw di"hajar" Tuhan.
Salah satu statement / pertanyaan yang Tuhan bilang ke gw, supaya gw mikir sendiri.

Learn from yudas iskariot

Lagi baca ulang kitab injil, dan memperhatikan hidup yudas iskariot.
Kalau dari yang gue baca ,  gue melihat si yudas ini ga sadar kalau dia di "drive" sama Iblis.
Sempet bertanya-tanya sih, entah apa akar yang membuat dia bisa di drive Iblis, apa karena fokus dia uang , atau meremehkan perkataan2 Yesus yang sudah memperingati dia.

Yudas iskariot itu padahal 12rasul yang terpilih diantara banyak murid loh, ikut Yesus kemanapun ,bayak bareng sama Yesus, dipercaya, melihat mujizat yang Yesus lakukan. tapi kenapa dia bisa mengkhianati Yesus ya ?

Tuhan bilang ke gue "Ya bisa aja, klo ada celah buat iblis masuk"
Lukas 22:3
Kemudian Iblis memasuki Yudas yang disebut juga Iskariot, yaitu seorang dari kedua belas pengikut Yesus. (BIS)

Yoh 13:27
Segera setelah Yudas menerima roti itu, Iblis masuk ke dalam hatinya. Lalu Yesus berkata kepadanya, "Lakukanlah cepat apa yang mau kaulakukan." (BIS)
 
Gue pernah denger juga point view lain tentang alasan yudas menjual Yesus dari khotbah di ibadah gereja lokal , sangking memang Yudas berpikir keuntungan uang,  mungkin pikir yudas, Yesus itu kan Tuhan, pasti dia bisa melarikan diri klo ditangkep. Gak mungkin lah dia ketangkep, selama ini aja Yesus mau ditahan oleh para ahli taurat , farisi tapi ga berhasil. bisa juga sih begitu pemikiran Yudas.

Entah kapan sebenarnya Yudas "kemasukan" iblis, awal dia buka celah buat si iblis, apa sebab nya, intinya YUDAS MEMILIH DI KENDALIKAN IBLIS.

Sebenarnya tanpa pengkhinatan Yudas, nubuatan tentang kematian Yesus akan tetep terealisasi, tapi Yudas memilih menjadi bagian untuk ada dalam bagian pengkapan Yesus dengan "mengkhianati" Yesus, karena dari yang gue baca, tidak ada nubuatan Yesus akan dkhianatin orang terdekat atau muridNya. (*koreksi klo salah ya)

Mar 4:12
Memang Anak Manusia akan mati seperti yang tertulis dalam Alkitab. Tetapi alangkah celakanya orang yang mengkhianati Anak Manusia itu! Lebih baik untuk orang itu kalau ia tidak pernah dilahirkan sama sekali!" (BIS)

Penangkapan Yesus ditaman Getsemani itu, karena memang waktu Allah, bukan karena Yudas, tapi Yudas memilih untuk jadi "bagian pekerjaan iblis"

Ahli taurat, imam, farisi, sebenarnya kalau mau menangkap Yesus kenapa gak dari kemarin, sering ketemu di bait Allah, sinagoga.
Saat di getsemani, sebenarnya mau nangkep Yesus juga gak pake bukti apa2, tapi Yesus "menyerahkan diri" karena tau "sudah waktu nya"

Mar 14:49
Setiap hari Aku mengajar di Rumah Tuhan di depan kalian, dan kalian tidak menangkap Aku. Tetapi memang sudah seharusnya begitu, supaya terjadilah apa yang tertulis dalam Alkitab


Yang gue belajar dari kejadian penangkapan dan pengkhinatan Yudas :
Rencana Allah itu terus berjalan, ga akan ada yang bisa meghalangi penggenapan rencana Allah. Pilihannya kita mau ada dalam rencana Allah untuk kemuliaanNya, atau malah memilih menjadi ada dalam rencana si Iblis ?  
Membuat gue mau trus melakukan introspeksi diri dihadapan Tuhan setiap saat, apa yang gw lakukan itu sesuai kehendak dan kebenaran Tuhan pa ga, atau malah melenceng dari kebenaran Tuhan. 

Kita menjadi Kristen, ada dalam komunitas Kristen, berteman dengan orang Kristen, tidak menjamin seseorang itu lepas dari kesempatan di goda iblis. Siapapun kita, posisi pelayanan seseorang, gak bisa lepas dari godaan, kesempatan digoda iblis. Maka dari itu perlu Berjaga-jagalah ! jangan sampe tanpa sadar kita dipake iblis.   
Gak mau buka celah, gak mau tanpa sadar, menurut pandangan gue baik, tapi itu sebenaranya bertentangan dengan kehendak Tuhan. Yang ternyata support rencana Iblis, bukan rencana Tuhan. Dan butuh orang lain, komunitas yang sesuai kebenaran untuk menjaga / menilai hidup gue juga klo melenceng.

Pekerjaan iblis : Mencuri, membunuh dan membinasakan. Itu yang Iblis lakukan terhadap Yudas mengajarkan Yudas rakus terhadap uang, dengan menjual Yesus mendukung penangkapan Yesus.  Baru setelah sadar perbuatan nya, Yudas merasa bersalah setengah mati, tapi tidak mau bertobat / tidak mau berbalik (tidak seperti Petrus), yang akhirnya Yudas bunuh diri. Dirinya yudas binasa akibat rasa bersalah nya atas pengkhianatannya.   
Klo nyadar salah, tapi udah berbuat dosa. Atau ditegur karena salah, cepet2 bertobat minta ampun sama Tuhan dan balik ke jalan yang bener, bukan hanya bersalah tapi gak bertobat, yang ada semakin dalam masuk ke dosa itu dan ujung2 nya bisa "membinasakan" diri gue

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku. Lihatlah, apakah jalanku serong dan tuntunlah aku di jalan yang kekal ! - Maz 139 : 23 - 24

Photobucket